Contoh Surat Kuasa Bank Untuk Pengambilan Uang

Contoh surat kuasa bank untuk pengambilan uang merupakan salah satu surat yang dibuat oleh seseorang dalam memberikan wewenang atau kuasa kepada orang lain untuk bisa mengambil uang yang ada di bank. Dalam mengambil uang di bank tidak bisa jika nama rekening tersebut bukan atas nama anda sendiri. Hal tersebut sudah menjadi peraturan yang sudah ditentukan oleh setiap bank, peraturan tersebut dibuat untuk melindungi keamanan nasabahnya. Dengan adanya peraturan tersebut mungkin akan sedikit merepotkan bagi anda jika anda sedang berhalangan dan tidak bisa datang langsung ke bank untuk dapat mengambil uang anda. Bisa saja anda menyuruh orang lain untuk ke ATM mengambil uang anda namun hal tersebut terlalu beresiko karena nantinya orang tersebut akan mengetahui nomor PIN ATM anda yang bisa membuat hal yang tidak kita inginkan terjadi.

Untuk mengatasi hal tersebut anda bisa menunjuk orang yang dapat mewakili anda dalam melakukan pengambilan uang di bank dengan anda membuat surat kuasa. Dalam membuat surat kuasa formatnya hampir mirip dengan surat kuasa pada umumnya, yang membedakan mungkin hanya isinya yang memberi keterangan bahwa kuasa diberikan kepada seseorang untuk mengambilkan uangnya di bank. Baiknya anda menulis surat kuasa ini dengan jelas seperti identitas anda, identitas penerima kuasa, nama bank, nama rekening, nomor rekening bank dan jumlah uang yang akan anda ambil. Sebelum anda menyusun sebuah surat kuasa ada beberapa hal yang harus anda perhatikan saat membuatnya antara lain:

  1. Surat kuasa dibuat tanpa ada unsur paksaan atau intimidasi dari pihak manapun
  2. Surat kuasa yang berkaitan dengan keuangan ataupun harta benda sebaiknya anda tunjukkan kepada orang yang benar-benar dapat dipercaya misalnya keluarga terdekat anda.
  3. Pemberi dan penerima kuasa sebaiknya sudah dewasa dan sehat secara jasmani maupun rohani.
  4. Menyebutkan secara jelas indetitas baik yang memberi maupun yang menerima kuasa.
  5. Dalam surat kuasa anda harus menyebutkan secara jelas maksud dan tujuan dari surat kuasa tersebut.
  6. Anda juga bisa mencantumkan waktu pembuatan surat dan masa berlaku surat kuasa tersebut.
  7. Surat kuasa yang sudah dibuat harus ditandatangani oleh kedua belah pihak baik pemberi maupun penerima kuasa untuk sebagai bukti bahwa kesepakatan tersebut sudah disetujui oleh kedua belah pihak dan tanda tangan tersebut harus diatas materai

Demikian penjelasan singkat tentang contoh surat kuasa jika anda ingin pengambilan uang di bank. Semoga penjelasan tentang surat tersebut cukup jelas untuk anda bisa jadikan referens jika anda membutuhkan surat kuasa.